Audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 telah rampung diselenggarakan. Dari seleksi yang berlangsung ketat tersebut, akhirnya terpilih empat peserta terbaik yang akan mengharumkan nama Kalsel di ajang nasional pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, 17 Agustus mendatang di Jakarta.
Keempat peserta yang berhasil lolos seleksi adalah Wisnu Hadi dari Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Maycella Chantiqa Wijaya dari SMAN 2 Banjarbaru, Hesekiel Redi Partomuan Tobing dari SMAN 1 Banjarbaru, dan Yolanda Yemima Fasenga dari SMAN 1 Tanjung. Masing-masing mewakili jenis suara berbeda, yakni Tenor, Alto, Bass, dan Sopran.
Penentuan peserta dilakukan melalui proses seleksi yang ketat oleh tim juri nasional dan daerah. Dewan juri nasional diwakili oleh maestro musik Purwa Tjaraka, sementara dari daerah hadir nama-nama seperti Sirajudin, Maryanto, Sinta Sinaga, dan Sabransyah.
Purwa Tjaraka yang turut hadir dalam proses audisi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyoroti bahwa meskipun masih ada beberapa catatan teknis seperti kemampuan membaca notasi yang perlu ditingkatkan, potensi para peserta sangat menjanjikan.
“Beberapa peserta masih perlu penguatan terutama dalam membaca partitur dan penguasaan teknik dasar vokal. Saya sudah menyampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel agar hal ini menjadi perhatian dalam pembinaan selanjutnya. Kita ingin program GBN ini menjadi ruang pembinaan sekaligus panggung prestasi generasi muda,” tutur Purwa saat ditemui di Banjarmasin, Kamis (10/7/2025).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Raudati Hildayati, mengakui bahwa pihaknya telah menyusun strategi pembinaan lanjutan bagi empat peserta terpilih.
“Kerja sama dengan tim dari Purwa Tjaraka Music School sudah kami jalin, dan dalam waktu dekat para peserta akan mendapat pelatihan intensif agar siap tampil maksimal di tingkat nasional. Kami berharap dukungan dan doa dari masyarakat Kalimantan Selatan untuk kesuksesan mereka,” ungkap Raudati.
Wisnu Hadi, salah satu peserta yang terpilih, mengaku bersyukur atas keberhasilannya setelah tiga kali mengikuti audisi GBN. “Ini adalah kali ketiga saya ikut seleksi dan akhirnya berhasil. Saya anggap ini sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi saya sendiri. Tentu masih banyak yang perlu dievaluasi dan diperbaiki, dan saya akan fokus memperbaiki berdasarkan masukan dari juri,” ujarnya.
Sementara itu, Maycella Chantiqa Wijaya tak bisa menyembunyikan rasa terkejut dan bahagianya saat namanya diumumkan sebagai salah satu peserta terpilih.
“Awalnya tidak menyangka bisa lolos, tapi saya sangat bersyukur. Audisinya tidak mudah karena penilaiannya sangat detail dan ketat. Ke depan saya akan terus berlatih membaca notasi dan memperkuat teknik vokal saya. Saya ingin tampil sebaik mungkin di Jakarta nanti,” ucapnya penuh semangat.
Keempat peserta ini akan menjadi bagian dari ratusan penyanyi dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Paduan Suara Nasional Gita Bahana Nusantara. Mereka akan tampil dalam berbagai rangkaian kegiatan kenegaraan, termasuk dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara.
Audisi GBN merupakan program tahunan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk menjaring talenta vokal muda berbakat dari seluruh pelosok negeri. Partisipasi Kalimantan Selatan tahun ini diharapkan mampu menunjukkan bahwa bakat seni dari daerah pun mampu bersaing di kancah nasional.
Dengan pembinaan yang tepat dan semangat yang tinggi dari para peserta, Kalsel berpeluang besar menampilkan performa terbaiknya dan turut mengharumkan nama daerah dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini.