Mahakam Ulu Raih Juara Umum di Jambore Pemuda Kaltim 2025: Semangat Baru Bumi Etam Dimulai dari Kutim
Samarinda – Kegiatan Jambore Pemuda Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi berakhir dengan penuh kemeriahan dan semangat kebersamaan. Penutupan acara yang berlangsung pada Sabtu malam itu ditandai dengan pengumuman Mahakam Ulu sebagai juara umum, menandai capaian luar biasa dan semangat baru bagi pemuda di Bumi Etam.
Selama satu minggu penuh, ratusan pemuda dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim mengikuti berbagai perlombaan, diskusi kebangsaan, pelatihan kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang menjadi rangkaian utama dari Jambore Pemuda 2025. Ajang ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat solidaritas, kreativitas, dan inovasi anak-anak muda Kaltim dalam menghadapi tantangan zaman.
Mahakam Ulu, salah satu daerah yang selama ini dikenal dengan keterbatasan akses dan infrastruktur, sukses membuktikan diri sebagai kekuatan baru dalam dinamika kepemudaan Kalimantan Timur. Dengan torehan prestasi gemilang di berbagai cabang lomba seperti seni budaya daerah, orasi pemuda, lomba inovasi sosial, hingga kegiatan olahraga tradisional, Mahakam Ulu berhasil menumbangkan dominasi daerah-daerah besar seperti Samarinda dan Balikpapan.
Bupati Mahakam Ulu menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih kontingen daerahnya. “Ini adalah bukti bahwa semangat dan tekad kuat bisa mengalahkan segala keterbatasan. Kami pulang dengan semangat baru untuk terus memajukan daerah kami, dan menjadi bagian aktif dari pembangunan Kalimantan Timur,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah dari peserta lain.
Jambore Pemuda Kaltim 2025 juga menjadi momen bersejarah karena menjadi titik tolak lahirnya gerakan “Tekad Baru Bumi Etam”, sebuah semangat kolektif untuk mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan berkelanjutan, pelestarian budaya lokal, serta kolaborasi lintas daerah. Acara ini tidak hanya memupuk rasa persaudaraan, tetapi juga menggugah kesadaran pemuda akan pentingnya peran mereka dalam menjaga identitas dan membangun masa depan daerah.
Gubernur Kalimantan Timur yang turut hadir dalam penutupan acara mengapresiasi keberhasilan Mahakam Ulu dan semua peserta jambore. Ia menyatakan bahwa dukungan terhadap program kepemudaan akan terus ditingkatkan, terutama di daerah-daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). “Kita ingin melihat lebih banyak Mahakam Ulu lainnya yang bangkit dan membuktikan diri di kancah provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Jambore Pemuda ini, semangat gotong royong, keberagaman, dan tekad membangun daerah di kalangan generasi muda Kaltim semakin menyala. Mahakam Ulu telah menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari wilayah paling terpencil sekalipun, dan Kutim menjadi saksi lahirnya generasi baru Bumi Etam yang siap melangkah ke masa depan.