Kecelakaan Kerja Buruh PT. Sarana Prima Multi Nasional (SPMN) Kec.Parengean, Kab.Kotawaringin Timur.

Kami dari PROGRES Palangka Raya turut berduka cita yang mendalam atas terjadi kecelakaan kerja di PT.SPMN. Dalam kejadian ini 1 orang buruh PT.SPMN atas nama Hery Setiawan (28 th) selaku operator alat berat meninggal dunia dan 1 orang lainya atas nama Arul mengalami luka serius di bagian kepala. Kejadian sekitar pukul 11.00 Wib, pada tanggal 4 April 2018, korban An Hery Setiawan diperbantukan di workshop karena alat berat yang ia pakai selaku operator rusak. Korban di perbantukan untuk menganti ban grender yang bocor mengunakan alat manual dan pompa tanpa mengunkan alat ukur kekuataan ban. Karena hal ini banpun meledak pada saat pengisian angina dan menyebabkan korban terpental sejauh 6 meter dari tempat semula. Korban mengalami luka pada bagian kedua pangkal paha berupa luka sobek. Pada saat evakuasi di klinik PT.SPMN korban dalam kedaan tidak sadar kemudian di bawa ke RSU Dr.Murjani. Di RSU Dr.Murjani korban sempat di berikan penanganan medis, namun pada pukul 17.00 Wib korban meninggal dunia. Sedangkan korban atas nama Arul (25 th) sebagai buruh manuring/pemupukan. Pada saat korban melakukan aktivitas loding pupuk secara manual ke bak mf/junder yang sudah di sediakan. Memuat pupuk yang sudah si kemas dalam sak karena terlebih dahulu pupuk itu sudah di kemas kedalam bungkusan plastik kecil. Korban mengalami luka sobek di kepala dan sudah di beri pelayanan medis di klini prusahaan dan seterus nya di rujuk ke RSU Dr. Murjani sampit untuk melakukan rongen di khawa tirkan ada pembekakan atau retak di kepala.

Kesimpulan dari kawan-kawan SEPASI terkait hal ini : 1. Menurut kami kejadian kecelakaan kerja tersebut di sebabkan karena setandar alat kerjja yg tidak layak. 2. Safety yang kurang baik. seperti baju mekanik mereka tidak di berikan. 3. Juga beberapa alat kerja yg sudah tidak layak lagi di paksakan untuk kerja. Info dari Kawan-Kawan Serikat Pekerja Sawit Indonesia (SEPASI), Bung Anto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *