Tragis! Gitaris Band Lokal Tewas Dikeroyok Saat Mancing di Kalsel, Ini Kronologi Lengkapnya
Sebuah tragedi mengejutkan mengguncang warga Kalimantan Selatan. Seorang gitaris band lokal yang dikenal luas di komunitas musik Banjarbaru ditemukan tewas secara mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan saat sedang memancing bersama teman-temannya di kawasan pinggir sungai di wilayah tersebut. Peristiwa memilukan ini langsung memicu keprihatinan dan kemarahan masyarakat, terutama para pelaku seni yang merasa kehilangan sosok inspiratif di dunia musik lokal.
Korban, yang diketahui bernama Rian (28), adalah gitaris dari band indie yang cukup sering tampil di berbagai panggung komunitas. Sosoknya dikenal ramah dan penuh semangat dalam membangkitkan gairah bermusik di kalangan anak muda Kalsel. Siapa sangka, hobi mancing yang menjadi kegiatan rutinnya justru menjadi akhir dari perjalanan hidupnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi mata dan pihak kepolisian, kejadian tragis tersebut bermula pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WITA. Rian bersama dua temannya tengah memancing di sebuah spot favorit yang berada tak jauh dari wilayah permukiman warga. Tiba-tiba, sekelompok orang tak dikenal datang menghampiri mereka dan terjadi percekcokan yang diduga bermula dari masalah sepele: perebutan tempat mancing.
Pertikaian lisan pun tak bisa dihindari, hingga akhirnya berujung pada tindakan kekerasan. Rian menjadi sasaran utama dari sekelompok pelaku yang diduga berjumlah lima orang. Ia dipukuli dan diinjak secara brutal hingga akhirnya tak sadarkan diri. Sementara dua temannya sempat kabur untuk meminta pertolongan warga.
Saat warga tiba di lokasi, pelaku sudah melarikan diri. Rian ditemukan dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawanya tak tertolong akibat luka serius di bagian kepala dan dada. Dokter menyatakan korban mengalami pendarahan hebat akibat benturan benda tumpul.
Reaksi Keluarga dan Komunitas
Kabar duka ini segera menyebar luas, terutama di kalangan komunitas musik Kalsel. Banyak musisi dan teman satu panggung Rian yang mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergiannya. Tak sedikit yang mengecam tindakan brutal tersebut dan mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas kasus ini.
“Kami kehilangan sosok yang sangat berpengaruh. Rian bukan hanya musisi hebat, tapi juga penggerak komunitas. Kami harap keadilan ditegakkan,” ujar Arif, salah satu rekan band korban.
Pihak keluarga juga meminta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. “Kami sangat terpukul. Dia hanya ingin menghabiskan akhir pekan dengan tenang, bukan mencari musuh,” kata kakak korban dengan mata sembab.
Polisi Bertindak Cepat
Kepolisian setempat bergerak cepat dengan membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku. Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa sebagian dari pelaku sudah diketahui identitasnya dan saat ini tengah dalam pengejaran. Polisi juga telah mengamankan beberapa saksi dan barang bukti di lokasi kejadian, termasuk rekaman CCTV dari area sekitar.
Kapolres Banjarbaru menyatakan pihaknya sangat serius menangani kasus ini. “Tindakan kekerasan hingga menyebabkan hilangnya nyawa tidak bisa ditoleransi. Kami akan kejar sampai dapat,” tegasnya.
Penutup
Kematian tragis seorang gitaris muda berbakat akibat pengeroyokan telah menjadi tamparan keras bagi semua pihak. Tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga toleransi dan menyelesaikan konflik dengan kepala dingin.
Semoga keadilan segera ditegakkan, dan tidak ada lagi nyawa yang melayang hanya karena hal sepele. Rian mungkin telah tiada, tetapi karya dan semangatnya akan terus hidup di hati para penggemarnya.